Kamis, 22 September 2022

Beragam Manfaat Buah Mengkudu untuk Kesehatan

Manfaat buah mengkudu untuk kesehatan telah dikenal sejak lama. Meski memiliki rasa yang sangat pahit, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang menggunakan buah ini untuk mengobati berbagai penyakit, mulai dari sakit kepala, flu, hingga diabetes.

Mengkudu (Morinda citrifolia) merupakan buah berwarna hijau yang banyak ditemukan di Australia, India, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Buah ini cukup populer dikonsumsi sebagai obat herbal dan suplemen.

Di dalam buah mengkudu, terkandung beragam nutrisi berikut ini:

Karbohidrat
Protein
Gula
Vitamin C
Vitamin E
Biotin
Folat
Magnesium
Kalium
Kalsium
Buah mengkudu juga kaya akan antioksidan, seperti flavonoid dan saponin, serta berbagai zat yang bersifat antiradang dan antibakteri.

Selain dipercaya dapat mengobati berbagai jenis penyakit, buah mengkudu juga dipercaya dapat melembapkan kulit dan menyamarkan kerutan halus di wajah. Sayangnya, efektivitas buah mengkudu tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Manfaat Buah Mengkudu untuk Kesehatan
Buah mengkudu memang memiliki bau yang menyengat dan rasa yang pahit. Meski demikian, manfaat buah mengkudu untuk kesehatan sangatlah beragam, di antaranya:

1. Mencegah dan memperbaiki kerusakan sel tubuh
Sel-sel dan jaringan tubuh bisa cepat rusak ketika tubuh sering terpapar radikal bebas yang berasal dari berbagai sumber, seperti asap rokok, polusi, racun, dan paparan radiasi atau sinar matahari berlebih.

Jika terlalu banyak terpapar radikal bebas, sel-sel tubuh akan cepat rusak dan hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

Buah mengkudu diketahui dapat mengurangi kadar radikal bebas dan memperbaiki kerusakan sel-sel tubuh akibat paparan zat tersebut.

Namun, untuk memaksimalkan manfaat buah mengkudu ini, Anda juga perlu menjalani gaya hidup sehat, yaitu dengan tidak merokok, mengurangi stres, rutin berolahraga, dan mencukupi waktu istirahat.

2. Menjaga kadar kolesterol dalam darah
Sebuah riset menunjukkan bahwa ekstrak buah mengkudu atau jus buah mengkudu dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, sehingga baik untuk mencegah penumpukan kolesterol di pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan penyakit jantung.

Efek ini diduga berkat kandungan zat antioksidan dan antiradang yang cukup tinggi pada buah mengkudu.

3. Mengurangi nyeri sendi
Buah mengkudu telah digunakan secara tradisional untuk meringankan nyeri dan meredakan peradangan di dalam tubuh. Ekstrak buah ini juga diketahui berkhasiat untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan pada sendi, misalnya pada penderita osteoarthritis.

4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Salah satu manfaat buah mengkudu yang juga tidak kalah penting adalah untuk memperkuat daya tahan atau sistem imunitas tubuh. Dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat, tubuh bisa lebih kuat melawan bakteri dan virus penyebab penyakit sehingga Anda pun tidak mudah sakit.

5. Menurunkan kadar gula darah
Kadar gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol, lama-kelamaan bisa menyebabkan terjadinya diabetes tipe 2.

Oleh karena itu, agar tercegah dari penyakit tersebut, Anda perlu menjalani gaya hidup sehat dengan membatasi konsumsi gula, berolahraga secara rutin, serta memperbanyak konsumsi buah dan sayuran.

Sebuah riset menunjukkan bahwa buah mengkudu dapat menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Efek ini diduga berkat kemampuannya dalam meningkatkan efektivitas hormon insulin dalam mengatur kadar gula darah.

Mencoba Khasiat Obat Herbal Asam Lambung

Jangan biarkan penyakit asam lambung mengganggu kenyamanan Anda saat menikmati makanan. Beberapa jenis obat herbal asam lambung dapat diperoleh di sekitar dengan mudah. Namun, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus.

Penyakit asam lambung memang dapat menyerang siapa saja. Tapi, jangan dianggap sepele. Pada tahap tertentu, penyakit ini bisa menjadi gastroesophageal reflux (GERD), yaitu kondisi di mana asam lambung naik ke esofagus (kerongkongan). Gejalanya adalah munculnya sensasi terbakar di ulu hati, sakit pada bagian dada, hingga batuk.

Tentu Anda tidak ingin hal ini terus menerus mengganggu hari Anda, bukan? Anda dapat mengeenali beberapa jenis obat herbal dan cara menjaga kesehatan lambung berikut ini.

Beragam Obat Herbal Asam Lambung di Sekitar Anda
Beberapa jenis obat herbal asam lambung kemungkinan tidak terpikirkan sebelumnya, seperti permen karet, lidah buaya, atau baking soda. Bahan-bahan ini kemungkinan dapat membantu meredakan asam lambung, meski sebenarnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut:

Lidah buaya
Kandungan yang terdapat di dalam lidah buaya selain dipercaya mampu meredakan luka bakar, ternyata juga dapat mengurangi peradangan yang ada di dalam perut dan kerongkongan penderita GERD. Tidak hanya itu, lidah buaya ternyata juga dapat bersifat laksatif, seperti pencahar. Jadi perhatikan takaran saat mengonsumsi lidah buaya. Anda bisa memilih jus lidah buaya instan yang telah menghilangkan kandungan laksatif di dalamnya. Konsumsi setidaknya ½ cangkir lidah buaya sebelum makan.
Baking soda
Baking soda merupakan salah satu obat asam lambung sering dipergunakan untuk menetralkan asam lambung. Untuk menggunakan baking soda sebagai obat herbal asam lambung, campur sebanyak ½ - 1 sendok teh baking soda dan segelas air. Namun, bagi Anda yang sering mengalami sakit perut, baking soda bukanlah pilihan yang tepat. Baking soda mengandung kadar garam yang tinggi dan dapat menimbulkan mual serta pembengkakan.
Licorice (akar manis)
Meski masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, licorice dipercaya memiliki pereda alami untuk sakit perut, sehingga dapat meredakan rasa mulas hingga ke sumber masalah. Akan tetapi, konsumsi licorice yang berlebihan juga tidaklah baik karena dapat menimbulkan tekanan darah tinggi dan efek samping serius lainnya. Anda bisa memilih licorice yang jenisnya DGL guna menghindari efek sampingnya dan aman karena tidak mengandung asam glycyrrhizic yang berbahaya.
Selain dengan mengonsumsi beberapa hal di atas, Anda juga bisa menjadikan permen karet untuk mengurangi asam lambung. Mengunyah permen karet dapat merangsang laju aliran saliva atau air liur. Sehingga, asam yang ada di dalam perut Anda dapat dibilas oleh air liur dengan cepat dan akhirnya meredakan gejala GERD.

Mulai Mengubah Gaya Hidup Sehat
Selain memanfaatkan obat herbal asam lambung, Anda juga perlu menjaga gaya hidup dan pola makan yang baik, agar terhindar dari penyakit asam lambung.

Mulai hindari makanan yang dapat memicu asam lambung naik seperti, cokelat, bawang bombay, saus tomat, makanan yang digoreng, bawang putih, makanan cepat saji, dan makanan yang kaya lemak. Selain itu, siapkan camilan di sela-sela jam makan Anda, dan hindari melahap makanan dalam jumlah banyak sekaligus.

Tidak hanya makanan, beberapa jenis minuman bisa memicu naiknya asam lambung, seperti minuman yang mengandung kafein, soda, jus dari buah-buah citrus, dan minuman beralkohol. Bahkan, makanan atau minuman yang mengandung mint juga sebaiknya dihindari karena bisa memicu meningkatnya asam lambung.

Perubahan gaya hidup yang sehat juga sangat penting agar terhindar dari rasa menyiksa ketika asam lambung naik. Disarankan untuk menjaga berat badan tetap ideal, hindari merokok, hindari berbaring setelah mengonsumsi makanan dan menggunakan pakaian ketat.

Konsumsi obat herbal asam lambung dengan hati-hati, sebab masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Sebaiknya konsultasi ke dokter untuk penyakit asam lambung yang Anda alami, agar dapat diberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Berbagai Macam Manfaat Sereh untuk Kesehatan

Manfaat sereh untuk kesehatan erat dikaitkan dengan kandungan nutrisi di dalamnya. Selain membuat cita rasa makanan dan minuman menjadi lebih lezat, sereh juga mengandung berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin B, magnesium, kalium dan zat besi.

Untuk mendapatkan manfaat sereh, Anda dapat mengonsumsi makanan ataupun minuman yang mengandung sereh. Anda juga bisa menjadikan minyak sereh sebagai aromaterapi yang menenangkan.

Mengenali Beragam Manfaat Sereh
Sereh dipercaya memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Berikut beberapa di antaranya:

Mengatasi gigi berlubang
Konsumsi teh sereh dapat membantu mengatasi infeksi mulut dan gigi berlubang. Sebuah penelitian mengungkap, zat antimikroba pada sereh efektif dalam melawan bakteri berbahaya seperti Streptococcus mutans, yaitu bakteri penyebab kerusakan gigi.
Melawan radikal bebas
Sebuah penelitian mengungkap bahwa dalam sereh terkandung beberapa antioksidan yang berperan melawan radikal bebas. Antioksidan yang terdapat pada sereh diantaranya asam klorogenat, isoorientin dan swertiajaponin.
Mengontrol tekanan darah
Manfaat sereh untuk kesehatan berikutnya adalah membantu mengontrol tekanan darah. Hal ini karena dalam sereh terkandung mineral bernama kalium.
Meringankan gejala sindrom pramenstruasi
Meski perlu diteliti lebih lanjut, konsumsi teh sereh dipercaya mampu mengatasi kram menstruasi dan juga kembung saat wanita mengalami sindrom pramenstruasi atau premenstruation syndrome (PMS).
Mengatur fungsi otot
Kandungan magnesium dan kalium yang terdapat di dalam sereh bermanfaat dalam mengatur fungsi otot, jantung, dan saraf. Konsumsi makanan atau minuman yang mengandung sereh juga berguna untuk menjaga tulang tetap kuat.
Mengatasi kecemasan
Tidak hanya dikonsumsi, minyak sereh juga bisa dijadikan aromaterapi untuk mengatasi kecemasan. Namun, butuh diteliti lebih lanjut terkait efektivitasnya.
Menurunkan berat badan
Meski perlu diteliti lebih lanjut, teh sereh kerap digunakan untuk membantu penurunan berat badan. Namun, jangan jadikan teh sereh sebagai satu-satunya penurun berat badan, karena dapat menimbulkan efek samping jika dikonsumsi secara berlebih.
Selain itu, sereh juga dipercaya dapat mencegah keputihan, meredakan rasa sakit, bengkak, demam, batuk, sakit perut, dan sakit kepala. Meski demikian, manfaat sereh untuk kesehatan masih perlu untuk terus diteliti lebih lanjut.

Aturan Konsumsi Sereh yang Harus Diperhatikan
Tidak ada aturan pasti penggunaan atau konsumsi sereh untuk kesehatan. Namun, disarankan untuk mengonsumsi satu cangkir teh sereh saja setiap hari, atau tanyakan kepada dokter mengenai takaran yang disarankan. Jika dikonsumsi secara berlebihan, sereh dapat menimbulkan efek samping berupa pusing, mulut kering, kelelahan, hingga kelaparan.

Apabila Anda menggunakan minyak sereh sebagai minyak oles, jangan oleskan secara langsung ke kulit. Tetapi encerkan terlebih dahulu dengan minyak pembawa untuk meminimalkan terjadinya iritasi kulit. Jangan pula menghirup minyak sereh secara langsung tapi teteskan pada kain ataupun pada diffuser sebagai aromaterapi.

Meski manfaat sereh untuk kesehatan beragam, Anda harus tetap hati-hati dalam memanfaatkannya. Pada kondisi tertentu seperti sedang hamil dan menyusui, hindari konsumsi sereh atau penggunaan sereh untuk sementara waktu. Demi keamanan, tanyakan kepada dokter terlebih dahulu terkait penggunaannya.

7 Makanan Untuk Penderita Asam Lambung

Memilih makanan untuk penderita asam lambung terkadang cukup membingungkan. Pasalnya, jika salah memilih makanan, produksi asam lambung dapat meningkat dan memperparah keluhan akibat penyakit asam lambung yang diderita.

Contoh makanan yang dapat menjadi pemicu naiknya asam lambung adalah cokelat, makanan berlemak tinggi, makanan pedas, buah-buahan yang asam, tomat, bawang bombay, dan bawang putih. Simak informasi berikut, untuk mengetahui pilihan makanan yang baik untuk penderita penyakit asam lambung atau GERD.

Pilihan Makanan untuk Penderita Asam Lambung
Berikut adalah beberapa jenis makanan yang cocok dikonsumsi penderita asam lambung, untuk mencegah asam lambung naik dan mengatasi gejala akibat penyakit ini:

Oatmeal
Penderita penyakit asam lambung memerlukan makanan yang kaya akan serat untuk mengatasi gejala penyakit asam lambung. Hal ini karena serat yang terkandung di dalam makanan dapat menyerap asam lambung, sehingga meredakan gejala refluks asam lambung. Selain itu, oatmeal tidak hanya kaya akan serat tapi juga bisa membuat Anda kenyang lebih lama.
Jahe
Rempah yang satu ini tidak saja memberikan rasa hangat dalam tubuh, tapi juga dapat mengurangi risiko naiknya asam lambung. Hal ini karena kandungan antiradang di dalam jahe dipercaya mampu mengatasi masalah pencernaan, dan dapat menjadi pengobatan alami penyakit asam lambung atau maag.
Lidah buaya
Lidah buaya dikenal sebagai penyembuh alami, serta dipercaya dapat mengobati penyakit asam lambung. Selain dapat dikonsumsi dalam bentuk minuman, lidah buaya juga dapat digunakan sebagai pengental untuk mengolah masakan.
Sayuran hijau
Sayuran hijau, seperti brokoli, kembang kol, kentang, selada, timun, buncis, dan asparagus, memiliki kandungan yang dipercaya dapat menurunkan asam lambung, serta menyehatkan sistem pencernaan. Inilah sebabnya sayur-sayuran tersebut merupakan makanan yang baik untuk penderita asam lambung.
Daging tanpa lemak
Mengonsumsi makanan yang berlemak dan berminyak tidak disarankan untuk penderita asam lambung. Jika Anda ingin mengonsumsi daging, ikan, dan makanan laut lainnya, disarankan memilih yang tanpa lemak, tanpa kulit, kemudian olah dengan cara dipanggang, direbus, dikukus atau dibakar.
Pisang
Kandungan pH sekitar 5,6 di dalam buah pisang menjadikannya salah satu buah yang baik dikonsumsi oleh penderita asam lambung. Tidak hanya itu, jantung pisang juga sangat kaya akan serat sehingga baik untuk mencegah terjadinya asam lambung. Selain pisang, buah lainnya, seperti pir, apel atau melon, juga cocok dikonsumsi penderita asam lambung.
Roti
Pilihan roti yang disarankan untuk penderita asam lambung adalah roti yang terbuat dari gandum atau mengandung ragam biji-bijian di dalamnya. Roti jenis ini mengandung banyak vitamin, serat, dan nutrisi yang baik untuk kesehatan lambung.
Selain mengonsumsi makanan untuk penderita asam lambung, Anda juga perlu menghindari kebiasaan yang dapat memicu naiknya asam lambung, seperti merokok, mengonsumsi alkohol dan tidur setelah makan.

6 Makanan Penurun Asam Lambung yang Ampuh

Bagi penderita penyakit asam lambung, penting untuk mengetahui makanan penurun asam lambung. Selain dapat meredakan gejala akibat penyakit asam lambung, berbagai jenis makanan berikut ini juga dapat mencegah asam lambung naik.

Penyakit asam lambung atau GERD terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan, sehingga menyebabkan iritasi. Hal ini kerap memicu berbagai gejala yang meliputi sensasi terbakar di dada, mulut terasa asam, sulit menelan, bahkan sulit tidur karena gejala sering kali kambuh di malam hari.

Berbagai keluhan tersebut kerap dipicu oleh beberapa kebiasaan atau pola makan tertentu, seperti berbaring setelah makan, makan terlalu cepat, serta mengonsumsi makanan yang terlalu pedas, berlemak, atau dalam porsi banyak sekaligus.

Meski begitu, konsumsi makanan tertentu justru dapat menurunkan asam lambung sehingga dapat mencegah kambuhnya gejala, bahkan meredakan gejala yang muncul akibat asam lambung naik.

Mengenal Makanan Penurun Asam Lambung
Berikut ini adalah beberapa jenis makanan penurun asam lambung yang baik dikonsumsi oleh penderita asam lambung:

1. Pisang
Buah pisang baik untuk penderita GERD, karena mengandung kadar asam yang rendah dan memiliki serat yang tinggi. Kandungan serat yang tinggi bisa memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga mencegah keinginan makan berlebihan. Pasalnya, makan berlebihan dapat memicu naiknya asam lambung.

Selain serat, pisang juga mengandung kalium yang dapat meningkatkan produksi lendir pada lambung. Lendir ini berfungsi untuk melindungi dinding lambung dari paparan asam yang berlebih.

2. Air lemon dan madu
Air perasan lemon bersifat asam dan bisa menjadi penyebab naiknya asam lambung. Akan tetapi, air lemon dalam jumlah sedikit yang dicampur air hangat dan madu justru dapat menurunkan asam lambung. Hal ini karena campuran tersebut bersifat basa, sehingga bisa menetralkan asam lambung.

Selain itu, madu memiliki sifat antioksidan dan antiradang sehingga mampu mengurangi peradangan di kerongkongan yang muncul akibat naiknya asam lambung.

Cara membuat campuran ini pun cukup mudah. Anda hanya perlu mencampurkan 1 sendok teh air lemon dengan 1 sendok teh madu, kemudian tambahkan air hangat sebanyak 200 ml.

3. Ikan
Ikan berperan pula sebagai makanan penurun asam lambung. Jenis makanan ini memiliki kadar asam dan lemak yang rendah, sehingga baik dikonsumsi oleh penderita GERD. Beberapa jenis ikan yang dapat Anda konsumsi sehari-hari meliputi ikan salmon, sarden, gurame, lele, dan tongkol.

Saat mengolah berbagai jenis ikan sebaiknya tidak terlalu banyak menggunakan bumbu yang pedas dan asam, serta hindari memasak dengan cara digoreng. Kedua hal tersebut justru dapat memicu asam lambung naik.

4. Oatmeal
Oatmeal juga merupakan sumber serat yang baik, sehingga sering kali dikaitkan dengan perannya untuk menurunkan asam lambung. Oleh karena itu, Anda dapat memasukkan oatmeal ke dalam menu makan sehari-hari, misalnya sebagai sarapan sehat.

5. Jahe
Salah satu manfaat jahe adalah mengurangi risiko terjadinya asam lambung naik ke kerongkongan. Selain itu, jahe juga dapat mengurangi peradangan. Anda dapat menikmati jahe dalam bentuk permen, air rebusan jahe, atau jahe bubuk yang diseduh dengan air hangat.

6. Susu rendah lemak
Susu juga merupakan makanan penurun asam lambung. Akan tetapi, pilihlah susu rendah lemak. Pasalnya, susu dengan kandungan lemak yang tinggi biasanya bersumber dari hewan, justru bisa memicu asam lambung naik.

Anda dapat mengonsumsi susu rendah lemak, seperti susu kedelai, almond, kacang mede, macademia, atau oat.

Selain makanan penurun asam lambung di atas, Anda juga dapat mengonsumsi sayuran dan buah-buahan dengan kandungan asam yang rendah, seperti brokoli, kembang kol, wortel, bit, ubi, selada, seledri, buah melon, dan semangka.

Bagi penderita GERD disarankan untuk menghindari makanan atau minuman tertentu yang dapat meningkatkan asam lambung, seperti minuman beralkohol dan berkafein, serta makanan yang terlalu asam dan pedas.

Agar gejala GERD tidak kambuh kembali, Anda juga sebaiknya mengonsumsi makanan dengan porsi sedikit tetapi sering, mencukupi waktu tidur, mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas setiap hari, dan mengelola stres dengan baik.

Apabila konsumsi makanan penurun asam lambung di atas dan perubahan pola hidup tidak cukup efektif untuk mengatasi gejala asam lambung naik, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat dan sesuai kondisi Anda.

 Ikuti Quis dan Dapatkan Hadiahnya Sekarang Juga 😍💥